Showing posts with label Kriminal. Show all posts

RM Mengaku Setubuhi Ibu dan Adiknya Sebanyak Lima Kali

* Terpengaruh oleh Film Porno

Penyidik Unit Reskrim Polsek Percut Seituan hingga, Rabu (18/6) kemarin masih terus memeriksa RM (19), remaja yang tega menyetubuhi ibu dan adik kandungnya sendiri, SS (50) dan MS (11).
Di hadapan penyidik, remaja yang hobby menonton film porno ini mengaku, perbuatan tak senonoh itu dilakukan sejak Desember 2012 lalu. Dalam waktu dua tahun tersebut, dia mengaku sudah lima kali mencabuli ibu dan adiknya.
"Pertama kali kulakukan dengan adikku, bang. Sama adikku sudah tiga kali. Kalau sama ibuku, dua kali. Waktu kulakukan sama adikku, ibu tidak tau, bang," aku RM di ruang kerja Kapolsek Percut Seituan Kompol Ronald Sipayung, Rabu (18/6) siang.
Menurutnya, perbuatan yang tak semestinya ia lakukan terhadap ibu dan adikknya itu merupakan dampak menonton film porno bersama teman-temannya.
"Aku memang sering nonton film porno sama kawan-kawanku, bang. Ya, karena sudah 'tidak tahan' lagi, ibu dan adikku jadi tempat pelampiasan nafsuku, bang," tambah MR.
Lebih lanjut MR mengaku, perbuatan bejatnya itu dilakukan pertama kali dengan adiknya, MS (11) pada Desember 2012. Lalu yang kedua, pada April 2013 dan yang ketiga, September 2013.
Setelah puas menggagahi adik perempuannya itu, MR kemudian melampiaskan nafsu birahinya kepada ibunya, SS (50). Perbuatan pertama ia lakukan kepada ibunya, November 2013 dan yang kedua, Maret 2014.
Masih kata MR, ketika hendak melakukan hubungan layaknya suami istri dengan ibunya itu, dia mengaku tidak pernah berpikir panjang. Dia hanya meminta maaf kepada ibunya setiap kali usai melakukan.
"Ya, waktu habis kulakukan sama ibu, aku minta maaf, bang. Ya, ibuku memaafkan. Tapi kulakukan lagi untuk kedua kalinya. Kalau setiap kali hendak melakukan sama adikku, kupaksa, bang," ujar MR.
Sementara itu Kapolsek Percut Seituan mengatakan, SS, ibu RM memang sudah mengalami keterbelakangan mental sebelum menikah dengan almarhum suaminya. Makanya dia selalu menuruti saja apa kemauan anakknya untuk menyetubuhinya.
"Jadi SS ini memang sudah mengalami keterbelakangan mental sebelum menikah dengan almarhum suaminya yang meninggal seratus hari sebelumnya. Makanya SS mau saja menuruti kemauan tersangka karena keseringan melihat film porno.
Tetapi sepanjang pemeriksaan penyidik, SS ini berbicara normal dan menjelaskan apa yang sesungguhnya terjadi. Begitu juga dengan tersangka MR tidakada mengalami gangguan jiwa.
Untuk konstruksi pasal belum berubah. Tersangka dijerat Pasal 81 Undang Undang Tahun 2002 dengan ancaman 15 tahun penjara," kata Kapolsek Percut Seituan Kompol Ronald F Sipayung, kemarin.
Ronald menambahkan, dari hasil pemeriksaan bidan, selaput MS sudah mengalami kerusakan atau robek. Namun hal itu akan dikroscek kembali dengan ahli kandungan.
"Pengakuan MR, kemaluannya itu tidak sempat masuk ke selaput dara MS. Tapi hasil pemeriksaan bidan selaput dara MS sudah robek terkena benda tumpul. Namun untuk memastikannya lagi kami akan memeriksakan ke dokter ahli kandungan," jelas Ronald lagi.
Sementara itu Kepala Dusun (Kadus) 10 Desa Cinta Rakyat, Percut Seituan, Deli Serdang, Norman menyebutkan, dalam kesehariannya tersangka MR ini hanya bekerja sebagai kuli bangunan saja.
Tersangka ini merupakan anak kedua dari empat bersaudara. Anak paling besar sudah menikah dan tidak tinggal di rumah atau lokasi kejadian.
"Tersangka hanya kerja sebagai kuli bangunan. Sekolahnya saja tidak tamat SMP. Kalau kakaknya yang paling besar sudah menikah dan kebetulan tidak tinggal di rumah atau lokasi kejadian.
Kalau masalah suaminya memang tiga bulan meninggal mendadak karena sesak nafas. Soal keterbelakangan mental memang sebelum ibu tersangka menikah dengan almarhum suaminya sudah mengalami keterbelakangan mental. Begitu pun ibunya ini tetap bersosialisasi dengan warga lainnya," tandas Nurman. (HER)

Sumber:"harianandalas.com"

Apabila Sekeluarga Menjadi Penagih Tegar

Apabila Sekeluarga Menjadi Penagih Tegar ( 7 Gambar ).
Ayo kita lihat keadaan satu keluarga di China yang kesemuanya menjadi penagih Narkoba Tegar. Semoga menjadi teladan kepada sesiapun agar tidak mencuba najis paling berbahaya ini

Semoga kita tidak menjadi seperti keluarga ini menjadi penagih satu keluarga...








Gara-gara Minta Rokok di Bulan Ramadhan,Leher Anak Nyaris Putus Ditebas Ayah

TAPAKTUAN-Seorang ayah tega menganiaya putra kandungnya. Tak tanggung-tanggung, leher korban ditebas hingga nyaris putus. Pemicu kejadian ini cukup sepele, akibat si anak minta rokok di saat bulan Ramadhan. Pasca peristiwa naas kemarin (Jumat 19/07), Habibi (26) dalam kondisi diambang maut.

Gara-gara insiden pembacokan tersebut, suasana nyaman di Gampong Lhok Sialang Rayeuk, Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan mendadak gempar. Selanjutnya Muhammad (48) langsung digelandang polisi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Menurut keterangan dihimpun Metro Aceh, aksi berdarah itu terjadi kemarin pagi sekira pukul 10.00 WIB. Awalnya, ayah dan anak tersebut berada kawasan kebun jagung milik mereka. Motifnya karena Habibi yang disebut-sebut pernah mengalami stress berat, serta pernah dirawat di rumah sakit jiwa, meminta rokok kepada sang ayah di siang hari.

Karena dalam suasana bulan puasa, Muhammad menolak lalu menganjurkan agar putra kandungnya minum obat saja, agar cepat sembuh dari penyakit. Sayang nasehat Muhammad tidak digubris, malah menjadi-jadi. Permintaan rokok terus dilakukan dan Habibi menguber tersangka. Karena petuahnya tak dianggap, membuat Muhammad naik pitam.Parang yang dibawa dari rumah untuk menyabet rumput, tiba-tiba lalu diayunkan ke arah kepala hingga mengenai leher korban. Akibat serangan mendadak tersebut, bagian tengkuk belakang korban pun muncrat darah segar. Dalam keadaan sempoyongan sembari menutupi luka parah dengan telapak tangan, korban lari menuju perkampungan untuk mendapat pertolongan warga.

Mendapati Habibi dalam keadaan kritis, dengan luka leher hampir putus, masyarakat melarikan korban ke Puskesmas Pasie Raja. Karena keterbatasan fasilitas dan kondisi korban sekarat, akhirnya pihak Puskesmas merujuk ke rumah sakit umum dr. Yuliddin Away Tapaktuan. Kapolsek Pasei Raja, Iptu. Mustafa yang dikonfirmasi media ini, membenarkan peristiwa berdarah itu. Pihaknya berhasil mengamankan tersangka beserta barang bukti sebilah parang. Pasca kejadian, kami telah mengamankan tersangka, Muhammad yang tidak lain adalah ayah kandung korban Habibi.

Saat ini tersangka diamankan di Mapolres Aceh Selatan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang membacok anak kandung sendiri. Sementara, korban menjalani rawatan insentif di RSUD-dr.H. Yuliddin Away Tapaktuan.“Hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengakui kesal dengan tingkah korban yang meminta rokok secara paksa, bahkan berusaha mengejar tersangka. Tidak terima perlakuan itu, spontan Muhammad menebus leher korban dengan parang yang berada ditangannya,” terang Mustafa mengutip mengakuan tersangka kepada polisi.(dir)

SUMBER:Rakyataceh/MetroAceh

Sadis, Organ Vital Bunga Sobek usai Ditiduri Maling

Banda Aceh - Malang benar nasib wanita muda ini. Sebut saja namanya Bunga. Wanita berumur 26 tahun warga Lambaro Skep Banda Aceh, yang telah menikah dan mempunyai anak ini, harus dirawat di rumah sakit akibat mengalami luka sobek di organ vitalnya setelah ditiduri oleh maling.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Banda Aceh ketika ditemui acehonline,info, Jumat (19/7) di Mapolresta Banda Aceh mengatakan, musibah naas tersebut terjadi pada Rabu (17/7) dinihari, sekitar Pukul 02.00 WIB. Dimana pada saat itu, suami korban tidak sedang berada di rumah.

"Saat itu ada maling yang masuk ke kamar korban, langsung menjamah dan memeluk korban. Awalnya korban mengira itu suaminya, karena lampu kamar dalam keadaan mati. Makanya dia diam saja ketika diraba-raba oleh maling itu," jelas Kasat Reskrim.

Saat itu, Kasat menambahkan, korban menyanyakan maling yang dikira suaminya tersebut, mengapa pulang larut malam. Namun, maling tersebut terus melancarkan aksinya tanpa mengeluarkan suara. Karena tak menjawab pertanyaan itu, akhirnya membuat korban curiga.

"Korban terkejut ketika memegang tangan pelaku, karena memiliki banyak bulu. Langsung dia tersentak dan melawan, yang akhirnya dibekap pelaku, hingga kemaluannya dirobek pakai tangan," jelas Kasat. "Korban kini dirawat di Rumah Sakit Umum Zainoel Abdini (RSUZA) Banda Aceh," tambahnya.

Tim Reskrim Polresta Banda Aceh, kata Kasat, saat ini sedang memburu pelaku penganiayaan dan pencurian tersebut.

"Pelaku sudah terindifikasi. Saat ini dugaan awal pelaku melakukan perbuatan tersebut karena dendam dengan keluarga korban. Tim kami sedang di lapangan dan memburu pelaku. Semoga saja bisa cepat tertangkap," imbuh Erlin Tangjaya.(Reza Gunawan)

---

Sumber : Aceh Online

Mobil Anggota Dewan Aceh Timur Diberondong Tembakan

LANGSA - Aksi teror menggunakan senjata api yang sudah sekian lama tak terdengar kabar, kini kembali  menguncang Kabupaten Aceh Timur. Kasus terbaru menimpa anggota Komisi A DPRK Aceh Timur dari Partai Aceh, Fadhil Muhammad. Sebuah mobil daihatsu Taruna Nopol BL 847 PZ yang biasa diparkir de depan kantor KPA Sagoe Simpang Ulim di Desa Peulalu, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur ditembak sebanyak tiga kali oleh orang yang tak dikenal. Peristiwa itu terjadi pukul 03.00 WIB, Minggu (14/07/2013).
Informasi dihimpun Serambinews, Fadil Muhammad baru mengetahui kejadian itu pada pukul 07.00 WIB. Saat hendak menghidupkan mobinyal ia kaget melihat 3 lubang seukuran biji jagung. Lubang pertama pada bagian gagang pintu handle sebelah kanan tembus ke dalam mobil. Lubang tembakan kedua mengenai pintu belakang sebelah kanan tembus bagian kursi dan pintu sebelah kiri. Sementara lubang tembakan ketiga tepat di bagian belakang mobil persisnya di bagian tutup tangki minyak tembus bagian kaca bagian kiri mobil.
Teror penembakan seperti itu, menurut Fadil, tidak ada arti apa-apa dan tak membuat ia gentar. "Kami sangat menyesalkan aksi teror yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Jika ada keinginan bisa disampaikan langsung kepada saya," kata Fadil.
Sementara itu, warga juga sempat mendengarkan letusan senjata pada pukul 03.00 WIB. "Masyarakat mengira itu adalah suara mencon atau kembang api," ujar seorang warga Peulalu.
Kasus penembakan mobil politisi PA sudah ditangani oleh pihak Mapolsek Simpang Ulim untuk penyelidikan lebih lanjut. (*)


Sumber:"Serambinews"

Tindak Kriminal Didominasi Penipuan di Dunia Online

BOGOR - Pelaku tindak kriminalitas di Kota Bogor sepertinya makin kratif. Pasalnya, tidak hanya pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian berat (curat) yang marak. Namun, sejak dua tahun terakhir, tindak kriminalitas yang menggila adalah penipuan dengan segudang modus. 
    
"Dominannya itu adalah kasus penipuan. Modusnya, dari bagi-bagi hadiah, hipnotis sampai bisnis online," ungkap Kasat Reskrim Polres Bogor Kota AKP Didik Purwanto, kemarin. 

Berdasarkan data Satreskrim Polres Bogor Kota pada 2012, tercatat ada 278 kasus penipuan. Modusnya beragam. Rata-rata pelakunya berperan sebagai pemberi hadiah dengan model online. 

Sementara, tindak kriminalitas kedua adalah curanmor dengan total 173 kasus untuk roda dua dan 60 kasus untuk roda empat. Tindak kriminalitas tertinggi ketiga yakni pencurian disertai pemberatan (curat) dengan total 132 kasus. 

"Hampir di seluruh kota-kota besar, tindak kriminalitas didominasi penipuan, penggelapan dan pencurian. Ini studi kasus yang menarik, karena modus ini setiap tahunnya beragam," kata Didik. 


Untuk semester pertama 2013, Satreskrim Polres Bogor Kota mencatat ada 109 kasus penipuan. Modusnya pun beragam. Yakni, mengiming-imingi hadiah via online atau seluler, dengan syarat harus mengirim sejumlah uang untuk menebus pajak hadiah. 

Modus lainnya, yaitu berdagang barang melalui online. "Nah, untuk penjualan barang-barang online saat ini sedang marak. Kami imbau kepada warga untuk tidak terpancing. Ada barang ada uang. Jangan sampai uang masuk barang tidak ada," tandasnya.

Awas, Perampokan Meningkat Selama Bulan Puasa

Kepolisian memprediksi adanya peningkatan tren kejahatan perampokan menjelang dan selama bulan puasa mendatang. Kepada warga masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Kemungkinan ada peningkatan kejahatan selama bulan puasa ini terutama pada jam-jam rawan, namun warga kita imbau untuk tetap berhati-hati," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Slamet Riyanto kepada wartawan, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (26/6).

Beberapa sasaran perampokan seperti toko emas, nasabah bank dan juga mobil sekuriti pengangkut uang bank serta minimarket, diantisipasi agar tidak menjadi target pelaku. Termasuk tempat-tempat penggadaian yang menyimpan barang-barang berharga.

Mengantisipasi hal itu, jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya meningkatkan kesiagaan jajarannya di lokasi-lokasi yang dianggap rawan perampokan. 


Di sisi lain, ia berharap agar instansi-instansi keuangan, perbankan atau pengelola minimarket memasang pengamanan CCTV dan juga sekuriti sebagai upaya pencegahan."Kita secara silent, tempat-tempat itu kita awasi. Kita juga punya data-data mana pelaku yang baru keluar LP, residivis-residivis itu kita awasi juga pergerakannya," jelas dia. (int)


Sumber:"Rakyataceh"

Aksi-Aksi Tragis Ureung Pungo (Orang Gila)

Dimasa konflik Aceh ureung pungo (orang gila) juga menjadi korban penangkapan dan penembakan, karena ada yang dianggap sebagai mata-mata, ada juga yang dituduh panglima. Sebelum itu juga banyak orang gila yang berkeliling sambil meneriakkan apa yang disukainya, termasuk ureung pungo yang suka sama perempuan,  lalu ia cari dan ngintip siperempuan tersebut.

Aksi Ureung pungo atau orang gila kali ini, sangat mengerikan, bayangkan pada  Jum’at 2 November 2012  Enam orang dibacok orang gila, tiga diantaranya tewas sementara tiga lainnya kritis akibat dibacok oleh seorang warga, Jamalludin (35) warga Lapang Barat  Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen yang diduga mengidap penyakit jiwa atau gila.

Kronologisnya, kejadian tersebutterjadi didalam lingkungan sekolah SMPN 1 Gandapura dan di Keude Geurugoek,Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen.

Sekira pukul 10.50 WIB, Jum’at 2 November 2012 menurut keterangan dari berbagai sumber yang berhasil dihimpun reporter acehtraffic.com, Jamalludin masuk ke dalam lingkungan sekolah menenteng senjata tajam (pisau).

Setelah berada persis didepan kantor dewan guru, orang gila tersebut kembali kearah pintu pagar dan membacok seorang Satpam SMP tersebut Saiful bahri (27) tepat didadanya.

Dengan keadaan luka parah Saiful bahri mencoba berlari sambil berteriak minta tolong menuju kantin sekolah sementara orang gila tersebut mengejar dibelakangnya. Sesampainya dikantin sekolah tersebut, seorang penjaja makanan dikantin Nurul Aini (50) dibantainya hingga tewas di tempat.

Dugaan sementara pisau yang digunakan untuk membacok Nurul Aini menggunakan pisau dapur milik kantin tersebut sedangkan pisau yang digunakan untuk membacok satpam dicurinya dari penjaja bakso di Keude Geurugoek.

Selanjutnya dengan pisau yang masih ternoda dengan darah, orang gila ini menghampiri koperasi sekolah tersebut, disini giliran Rusli (60) menjadi sasaran amuknya. Tubuh tua renta Rusli dibacoknya hingga tewas ditempat.

Beberapa petugas sekolah yang masih berada dilingkungan sekolah tidak ada yang berani keluar dari ruang kantor dewan guru. Mereka hanya bisa menyaksikan kekejaman yang dilakukan orang gila tersebut melalui jendela kaca dengan pintu dikunci.

Salah seorang pegawai TU (Tata Usaha) disekolah tersebut, Sulaiman (55) memberanikan diri mencoba meminta pertolongan kepada polisi dengan keluar mengambil sepeda motornya meskipun para guru mencegahnya karena ngeri.

Ketika Sulaiman keluar menuju tempat diparkir sepeda motornya, dia juga terkejut melihat banyak orang dijalan luar gedung sekolah tersebut ramai hanya bisa menyaksikan tanpa berani mengamankan orang gila tersebut.

Dari luar pagar tersebut Sulaiman diteriaki oleh masyarakat yang telah berkumpul agar segera masuk kembali ke kantor dewan guru, karena tanpa sepengetahuan Sulaiman, orang gila tersebut duduk disamping mobil yang terparkir tak jauh dari Sulaiman berada.

Ketika sepeda motor telah dinyalakan serta merta orang gila itu berlari menuju Sulaiman dan kali ini orang gila tersebut menghujaninya dengan parang yang berhasil dirampasnya dari penjual parang di Keude Geurugoek ke arah kepala Sulaiman dan dengan refleks ditangkis menggunakan tangan kirinya dan ketiga jari tangan kirinya pun putus.

Tidak tanggung-tanggung Jamalludin berhasil merampas tiga bilah parang dari penjual parang itu.

Dengan keadaan luka parah Sulaiman mengendarai motornya menuju puskesmas Geurugoek. Berselang beberapa menit kemudian giliran masyarakat yang sudah sedari tadi berkerumun di kejar dengan menenteng ketiga parang yang terhunus tajam meneteskan darah kental yang kontan saja membuat masyarakat lari kocar-kacir menyelamatkan diri.

Diluar gedung sekolah yaitu di keude Geurugoek dua orang kembali dibacok dengan parang. Dua orang tersebut Azhari Idris (38) dan M. Yunus (55) dengan kondisi luka parah dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Fauziah Bireuen.

Warga desa tersebut sangat kecewa terhadap lambannya kinerja kepolisian mengamankan orang gila tersebut. Padahal beberapa anggota polisi berada dilokasi, Keude Geurugoek, dan mereka sangat menyayangkan atas sikap polisi yang tidak menembak kaki orang gila tersebut yang pada akhirnya dengan kayu broti ditangan puluhan warga menghantam tangan orang gila tersebut hingga ketiga parang tajam lepas dari genggamannya.

Tanpa dikomando puluhan tendangan dan pukulan serta hantaman kayu broti dilayangkan ke arah orang gila tersebut hingga tergeletak tak berdaya di badan jalan aspal persis didepan kantor Camat Gandapura berdekatan dengan kantor Danramil setempat dan langsung diamankan oleh TNI dari kantor Danramil dan kemudian diserahkan ke Polres Bireuen.

Kapolsek Gandapura, Briptu Ajiwisa membenarkan adanya peristiwa tersebut, dan berdasarkan informasi yang diterimanya korban sebanyak enam orang, Dua orang diantaranya meninggal setelah dibawa ke puskesmas Geurugoek yaitu Nurul aini (50) dan Rusli (60).


Hilang Ganja Rusdi Tebas Satu Keluarga

Selasa 5 Maret 2013

Kasus ini sedikit berbeda dengankasus diatas, namun setelah ditelisik punya riwayat menyangkut dengan kejiwaan.Rusdi Bin Ilyas (35)  membacok satukeluarga berjumlah 5 orang warga desa Sukarame kecamatan Makmur KabupatenBireuen. 4 terluka, 1 tewas.. Selasa 5 Maret 2013. Korban meninggal setelahbeberapa saat di rawat di RSU Dr Fauziah.

Berdasarkan infomasi yang berhasil dikumpulkan acehtraffic.com kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 Wib atau usai magrib, Pelaku membacok korban dengan membabi buta, mereka yang menjadi korban adalah Amiruddin (40) warga Tringgadeng Paoh yang sudah lama bermukim di Desa Suka Rame dengan luka koyak dikepala, Amiruddin Ismail (55) tahun dengan luka perut terburai.

Setelah mendapat pertolongan dari warga dan anggota Kapolsek Makmur kedua korban yang berluka parah dilarikan ke RSU Dr Fauziah Bireuen. Dan kabar terakhir di ketahui Amiruddin Ismail warga dasar desa Leubu Tringgadeng Paoh yang sudah menjadi penduduk Suka Rame nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Sementara tiga lainnya masing-masing, Sabri Alwi 35 mengalami luka dibagian paha dan tangan, M.Yasin Ilyas 15 tahun terkena dibagian tangan kanan dan Rusli Ismail (45) mengalami luka ditangan, kini dirawat di Puskesmas Makmur.

Hamdani kepala desa setempat membenarkan kejadian tersebut, namun motif dari peristiwa pembacokan belum diketahui. “Saya belum ketahui apa masalah antar mereka,” ujar Hamdani.

Pasca peristiwa itu anggota Kapolsek Makmur bersama sejumlah masyarakat memburu pelaku yang melarikan diri ke hutan. Pelaku dan korban rumahnya bertetangga.

Penyebab dari kejadian itu beredar berbagai informasi, ada  yang menyebutkan bahwa pelaku adalah pengkonsumsi dua jenis narkoba yaitu sabu dan ganja.

Dan ada juga beredar kabar, insiden dipicu karena korban sering melewati kebun ganja pelaku untuk keperluan membuat perangkap burung. Hingga berita ini diturunkan pelaku belum berhasil ditangkap


Aksi Ureung Pungo Di Lhoksukon

Rabu 26 Juni 2013

Kali ini, aksi tidak kalah tragis dipraktekkan Ureung Pungo di Lhoksukon, Nyakdi (28) warga Gampong Arongan Kecamatan  Lhoksukon, kabupaten Aceh Utara mengamuk, akibatnya lima orang menjadi korban, tiga kritis, dua meninggal ditempat. Rabu 26 Juni 2013

Tiga korban kritis adalah ,Zalbabari (23) dengan luka bacok dikepala, Maimunah (50) luka bacok dibagian leher dan Nurjannah (60) juga lukabacok dibagian kepala.  Sementara duakorban tewas masing-masing  Juarah(30)  luka bacok dibagian leher dannyaris putus, sementara Maizar (22) dengan luka bacok dibagian kepala

Insiden tersebut terjadi  pukul 10:00 WIB, bahwa saat itu Nyakdi yang sudah kelainan jiwa alias pungo berlarian dijalanan sambil mengayunkan parang. Tanpa basa basi ia menebas orang yang dijumpai, kebetulan yang berdekatan dengan pelaku tidak lain adalah keluarganya sendiri. ,”Tadi pagi dia tiba-tiba mengejar kami dengan menggunakan parang,’ Ujar salah satu keluaraga korban yang selamat dalam peristiwa itu.

Kejadian tragis itu menimpa  Ibu kandungnya, kakak, paman, serta keponakan dari pelaku, satu persatu dikejar dan ditebas pakai parang.

Aksi tersebut sempat membuat panik warga untuk menghentikannya. Namun karena semakin ganas tidak ada pilihan lain bagi warga. Akhirnya Nyakdi yang sedang mengamuk tersebut dilumpuhkan dengan kayu dan diikat oleh warga.

Baru kemudian korban bacokan dapat ditolong dan dilarikan ke Puskesmas Lhoksukon terdekat, namun tiga korban yang bernama Maimunah, Zalbabari dan Nurjannah terpaksa sudah dirujuk ke Rumah Sakit Cut Meutia di Bukit Rata Lhokseumawe, untuk penanganan luka dikepala dan leher yang dialami korban.

Berdasarkan keterangan dari warga setempat, Nyakdi (28)  memang pengidap penyakit jiwa, dan baru kemarin kembali dari perawatan dirumah sakit jiwa di Banda Aceh.

Namun nasib berkata lain, setelah sempat mendapat perawatan di RS Jiwa, Nyakdi bukannya membaik malah bertambah parah, akibat dia ngamuk telah melahirkan korban jiwa.  Kini pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian dari Polres Aceh Utara.

Ureung pungo se-akan sudah menjadi ancaman baru bagi Aceh, ditengah warga menghadapi kegilaan krisis ekonomi karena ketidaksediaan lapangan kerja. Semoga Ureung Pungo (orang Gila) tidak bertambah pasca damai.


Sumber:"Acehtraffic.com"

Gara-Gara Ukur Badan Briptu Cantik, Kapolres Ini Dihukum

Surabaya  – Entah motif apa hingga AKBP EPN mengukur badan anggotanya Briptu Rani hingga berakhir pada sidang kode etik profesi polri (KEPP) terkait kasus tersebut. akibatnya Kapolres tersebut dihukum pindah tugas dan jabatan.

"Sidang KEPP (Kode Etik Provesi Polri) dengan terperiksa Kapolres Mojokerto dan pelapornya Briptu Rani sudah digelar Rabu sejak pukul 16.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB," kata Kabid Humas Polda Jatim AKBP Awi Setiyono, Kamis 27 Juni 2013.

Dalam sidang itu, komisi kode etik sudah menjatuhkan putusan. Isinya, Kapolres Mojokerto dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 7 ayat 1 huruf I tentang KEPP.

Apa yang dilakukan Kapolres dikategorikan salah karena sebagai pimpinan tidak sepatutnya melakukan hal tersebut, yaitu mengukur badan anak buahnya untuk keperluan membuat baju. ,"Kapolres Mojokerto dijatuhi hukuman mutasi yang bersifat demosi," tegas Awi Setiyono.

Artinya, AKBP Eko Puji Nugroho dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres dan dipindahtugaskan menjadi Pamen di Polda Jatim. Atau dicopot dan ditempatkan di tempat tugas yang lebih rendah.

Menurut Awi, AKBP Eko Puji Nugroho juga telah menerima putusan yang dijatuhkan kepada dirinya. Termasuk aksi mengukur baju anak buahnya, Briptu Rani juga diakui dalam persidangan.

Awas, Kencan Online Berbuntut Penipuan!

Anda termasuk yang mengandalkan mencari pasangan atau berkencan secara online? Berhati-hatilah memilih karena satu dari 10 profil kencan secara online adalah palsu.

Sebuah jajak pendapat dilakukan oleh situs kencan seekingarrangemet yang sedikitnya menghapus lebih dari 200 akun palsu setiap hari.

CEO situs kencan, Brandon Wade mengatakan, mereka pada umumnya melakukan penipuan untuk mengambil uang dari para korban mereka.

Menurut FBI, seperti dilansir dari midday, lebih dari US$50 juta US tiap hari berhasil diperoleh penipu lewat modus percintaan.

Situs kencan itu menyusun daftar paling umum model penipuan dari 60 ribu pemilik halaman (akun yang sudah dihapus untuk mencegah single yang tertipu.

"Penipu cenderung memangsa beberapa hal. Mereka ingin Anda mempercayai mereka dan menjadi simpati, " kata Wade.

Dia menjelaskan, sebanyak 63% profil palsu mengenalkan diri mereka sebangai janda, lalu 36% mengenalkan diri sebagai orang asli Amerika, ini yang terkadang membuat tergiur untuk berkenalan lebih lanjut.

Sementara alamat palsu labih banyak dimiliki wanita yaitu sebanyak 71% dibanding pria hanya 29%. Profil palsu paling banyak ditemukan di Nigeria, lalu Ukraina dan Filipina.

Selain itu, untuk meyakinkan korban, para penipu biasanya mengaku sebagai insinyur, atau wiraswasta. 

Dua Pria Bersenpi Tembak Pemilik Grosir

Lhokseumawe-Aksi perampokan bersenjata terjadi Kota Lhokseumawe, Senin (13/5) sekitar pukul 16.20 WIB. Seorang korban kritis terkena luka tembak. Peristiwa tersebut dialaminya saat berada di kawasan lintas Medan-Banda Aceh tepatnya di depan Makam Pahlawan, Desa Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu.

Korban diketahui pemilik grosir Aneka Ria Pasar Batu Phat dan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit PT Arun akibat terkena peluru yang ditembakkan pelaku.


Informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban bernama H Yus (54), asal Batuphat, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, tertembak dibagian kepala dan kondisinya kritis. 


Kronologis kejadian korban berangkat dari toko grosir, menuju ke arah Kota Lhokseumawe. Yus mengenderai mobil Suzuki Box BK 1468 KA, yang biasa dijadikan angkutan barang. Ternyata kenderaan tersebut dibuntuti oleh dua pria tidak dikenal, menunggangi sepeda motor Suzuki F.

Sampai di lokasi kejadian tepatnya 50 meter sebelum sampai Makam Pahlawan, pelaku menghadang mobil sambil menodongkan pistol ke arah korban. Bandit ini menghardik sembari meminta sejumlah uang. Karena Yus melawan, pelaku selanjutnya meletuskan senjata dan mengenai kepala pedagang tersebut. 


“Korban merupakan pemilik grosir, mungkin dia terkena tembakan sehingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit PT Arun yang hanya berjarak dua kilo meter dari lokasi kejadian, kami sempat melihat, ada selongsong peluru tinggal di lokasi kejadian sebelum akhirnya datang polisi,” ujar salah seorang saksi yang tinggal berdekatan dengan lokasi kejadian.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Kukuh Santoso melalui Kasat Reskrim AKP Supriadi belum memberikan keterangan detail terkait kasus tersebut, karena saat ini pihaknya sedang menyelidiki perkara itu. “ya benar ada perampokan dan kami sedang melakukan penyelidikan, korbannya sudah berada di rumah sakit,” pungkas Kasat.


Sumber:"Rakyataceh"

Wartawan Kompas Dianiaya Geng Motor

Jakarta - Seorang jurnalis KompasTV, Harko Setiono (24), jadi korban penganiayaan geng motor di kawasan Jalan RE Martadinata,  Pademangan,  Jakarta  Utara. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 00.10 WIB, Minggu 12 Mei 2013.

Para pelaku menggunakan tiga sepeda motor. Usai mengeroyok, mereka langsung melarikan diri.

Harko menceritakan, insiden itu terjadi usai ia meliput acara  Jakarta  Food Festival di Kelapa Gading. Ia pulang dengan seorang teman wanitanya, dengan mengendarai motor Kawasaki Athlete, B 3972 BDC, melalui Jalan Sunter, Jakarta Utara.

Di tengah jalan, korban bertemu geng motor. "Ada tiga motor, enam orang, satu di antaranya perempuan. Mereka sepertinya lagi mabuk, jalan di tengah menutupi pengendara lain sambil ugal-ugalan," katanya, saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Tidak ingin ada masalah ia langsung menyalip kelompok itu. Rupanya, aksinya ini justru memancing kemarahan gang motor ini. Helmnya dipukul dengan tangan dan dia dicaci maki, sehingga membuatnya terus memacu kendaraan.

"Sampai daerah  Jl RE Martadinata, dekat dengan Taman BMW, Pademangan, Jakarta Utara. Satu orang anggota geng motor memukul helm menggunakan botol minuman keras. Saya kesal. Saya berhenti. Mereka langsung turun dan mengeroyok saya," katanya.

Akibat pengeroyokan ini, ia mengalami luka di sekujur tubuh. "Hidung saya berdarah. Saya tidak tahu dipukul pakai apa. Saya coba melawan dan lari sambil usaha menyelamatkan teman wanita saya," katanya.

Minggu dini hari, Harko langsung melaporkan aksi penganiayaan itu kepada Kepolisian Sektor Pademangan, Jakarta Utara. Dia berharap, para pelaku diberi hukuman setimpal atas apa yang telah mereka lakukan pada dirinya dan agar kasus serupa tidak terulang di kemudian hari
.


Sumber:"Acehtraffic"

Polisi Buru Ayah Tiri Pemerkosa Anak

Ciamis: Seorang anak putus sekolah yang masih berumur 13 tahun di Ciamis, Jawa Barat, telah menjadi korban pemerkosaan ayah tirinya hingga hamil tiga bulan. Belakangan terungkap aksi tidak bermoral itu dilakukan pelaku saat rumahnya sedang kosong.

Menurut korban, pelaku selalu mengancam ibunya jika dirinya tak bersedia melayani nafsu bejat sang pelaku. Korban kini mengalami syok berat dan trauma yang mendalam serta harus menanggung aib sementara sang ayah tiri kini melarikan diri.

Ia telah melaporkan ayah tiri berinisial H tersebut ke Mapolsek Sidamulih dengan ditemani orang tuanya. "Saya sudah tiga kali diperkosa ayah tiri saat ibu sedang tidak di rumah," ujar korban.

Korban mengaku pada saat itu hanya bisa menangis dan pasrah karena takut ibu dan keluarganya akan dibunuh pelaku. Setelah kejadian itu, pelaku sempat tak pulang ke rumahnya dan hingga kini diduga pelaku kabur keluar kota.

Kasus itu terbongkar setelah sang ibu curiga dengan perut korban yang terus membesar kemudian mengajak putrinya itu periksa ke dokter. Berdasarkan hasil tes medis, korban kini tengah hamil empat bulan/.

"Hubungan saya dengan suami (kedua) sudah beberapa bulan terakhir memang tidak harmonis," aku sang ibu. 

Pihak keluarga berharap aparat kepolisian segera menangkap pelaku dan menjeratnya dengan hukum seberat-beratnya. Atas laporan itu jajaran Polsek Sidamulih akan melakukan pengejaran terhadap pelaku ke beberapa kota di Jawa Barat dan DKI Jakarta.
 
Pelaku terancam dijerat pasal 82 Undang-Undang RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman penjara di atas 10 tahun. 


Sumber:"Metrotvnews"

Wah, Daniel Radcliffe Jadi Wartawan Kriminal

London : Setelah menandatangani kontrak berperan dalam film Kill Your Darlings dan Horns, Daniel Radcliffe, setuju untuk bermain di film berjudul Tokyo Set. Di film garapan sutradara Anthony Mandler itu, ia bakal menjadi seorang detektif kriminal.

Lebih jauh, Radcliffe melakoni Jake Adelstein yang faktanya memang pernah menjadi juru warta bidang hukum kriminal di harian Yomiuri. Saat itu, Jake pernah menyelidiki kasus bos yakuza bernama Tadamasa Gotoalias John Gotti.

Seperti dilansir Aceshowbiz, Kamis (2/5/2013), Tokyo Vice baru mulai akan digarap pada awal 2014. Adelstein yang saat ini masih menjadi reporter investigasi untuk harian The Daily Beast dan The Japan Times, siap membantu menulis skenario.

Nama Daniel Radcliffe meroket setelah membintangi sekuel Harry Potter. Sekuel terakhirnya, HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS - PART 2, meraih sukses besar.

Dengan penghasilan total global sebesar USD 1.008 miliar termasuk USD 318,48 juta dari pasar domestik Amerika Utara dan 690 juta dolar dari luar negeri, Harry Potter menjadi film dengan keuntungan tertinggi dalam sejarah Warner Bros.(Asw)

Sumber:"Liputan6"

Dua Warga Diposko Papua Merdeka Tewas Ditembak Penumpang Avanza


Jakarta - Dua warga Sorong, Papua Barat, Abner Malagawak, 22 tahun, dan Thomas Blesia (28 ) dilaporkan tewas ditembak oleh penumpang mobil Avanza berkaca gelap. Saat kejadian, keduanya sedang berada di posko Papua Merdeka di Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Selasa, 30 April 2013.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIT itu juga melukai tiga lainnya. Korban luka adalah Salomina Klaivin (37) dan Herman Lokden (18 ) warga kampung Wulek, serta  Andreas Sapisa (32) warga Distrik Makbon, Kabupaten Sorong. Salomina Klaivin dilaporkan luka di perut, Herman Lokden di betis kanan, sedangkan  Andreas Sapisa di jari kaki.

“Memang ada laporan dari rumah sakit sekitar pukul 09.30 WIT bahwa ada warga mengalami luka akibat tembakan. Namun, dari laporan yang saya terima tidak ada yang meninggal,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua Komisaris Besar Polisi, I Gede Sumerta Jaya, Rabu 1 Mei 2013 malam.

Menurut laporan warga, penumpang mobil berkaca gelap itu memberondongkan senapan ke arah posko. Akibatnya, Abner Malagawak yang tertembak di bagian ketiak tewas. Sedangkan Thomas Blesia tewas terkena timah panas di kepala.

Akibat serangan mendadak itu, warga yang berada dalam posko berukuran sekitar 6 x 3 meter, berhamburan. Saat ini, korban tewas berada di rumah duka di Sorong.

Penyerangan tersebut terjadi menjelang peringatan Hari Integrasi Papua 1 Mei 2013. Saat itu, ratusan warga berkumpul dan bernyanyi.

Polisi belum dapat menentukan siapa pelaku penembakan tersebut. "Kami belum dapat datanya. Dari laporan yang saya terima, tidak ada," kata I Gede. 

Sumber :"TEMPO"

Penembakan Cekgu, PNA Ragukan Motif Narkoba


BANDA ACEH — Partai Nasional Aceh meragukan keterangan Kepolisian Daerah Aceh yang menyebutkan kasus penembakan Muhammad Zainal Abidin, kader PNA Pidie, merupakan kriminalitas murni. Polisi mengaitkan penembakan itu dengan kasus sabu.
“Saya tidak yakin dengan motif (seperti disampaikan polisi),” kata Ketua DPW Partai Nasional Aceh M. Zaini saat dihubungi acehkita.com, Rabu (1/5/2013) siang.
Zaini menyebutkan bahwa pihaknya tetap yakin bahwa penembakan Muhammad Zainal Abidin alias Cekgu dilatari nuansa politik. “Kita belajar dari pengalaman sebelumnya,” sebut Zaini.
Menurut Zaini, sebelum menerima seseorang sebagai kader, Partai Nasional Aceh terlebih dahulu menyelidiki dulu latarbelakang calon kader. “Kalau terlibat dengan narkoba, kami tidak akan menerimanya,” sebut Zaini. “Orang yang terlibat narkoba merupakan musuh masyarakat.”
Di mata Zaini, Cekgu merupakan salah seorang kader terbaik yang dimiliki Partai Nasional Aceh wilayah Pidie. “Makanya kami tidak yakin penembakan itu tidak ada muatan politiknya. Dia juga tidak terlibat sabu,” tandasnya.
Pada Senin, 29 April 2013, tim gabungan Polres Pidie dan Satuan Reskrim Polda Aceh menangkap dua orang yang diduga kuat sebagai penembak Cekgu. Penembakan itu dilatari masalah sabu dan tidak ada unsur politik.

Sumber:"Acehkita"

kejahatan Perbankan Inilah 5 Modus Aksi Kriminal yang Sering Dilaporkan Nasabah


BALI – Bank Central Asia (BCA) Tbk menemukan lima jenis modus aksi kriminal perbankan yang sering dilaporkan nasabah. Baik dengan cara tradisional maupun canggih.
“Kami mendeteksi setidaknya ada lima teratas kasus pengaduan yang sering dilaporkan,” kata Wakil Kepala Divisi Halo BCA, Wani Sabu, saat menyampaikan materi dalam Seminar Perlindungan Nasabah di Bali, Kamis (25/4/2013).
Dia mengatakan, kasus pertama yakni card trapping alias menjebak kartu, modusnya kartu ATM nasabah tersangkut di mesin ATM yang sudah diakali pelaku dengan menggunakan lidi sehingga kartu tersangkut dan tidak bisa keluar.
“Kemudian penjahat menempelkan stiker yg bertuliskan pusat informasi palsu bank di area mesin ATM lalu memandu nasabah yang panik dengan meminta PIN,” ujar dia.
Oleh karena itu, dia menganjurkan nasabah untuk menghafal nomor pusat informasi bank yang digunakan. Sedangkan kasus selanjutnya yakni kasus penipuan melalui jejaring sosial facebook. Pelaku biasanya akan melakukan pendekatan untuk mengenali calon korbannya.
“Biasanya pendekatannya personal, hati-hati kalau ada orang tidak dikenal minta kenalan lewat facebook. Salah satu nasabah kami kena penipuan melalui facebook sampai Rp1 miliar dan biasanya yang diincar ibu-ibu. Waktu itu sampai Polda Metro Jaya yang mengendalikan facebook-nya untuk menangkap penjahatnya,” kata Sabu.
Kasus lainnya yaitu penipuan menggunakan rekening fiktif dan meminta sejumlah uang untuk ditransfer melalui pesan singkat atau SMS.
“Banyak orang buka rekening palsu menggunakan KTP palsu. Biasanya penyebarannya melalui SMS: tolong transfer ke rekening sekian-sekian, dan biasanya menjelang hari-hari besar,” ujar Sabu.
Tindak kriminal perbankan berikutnya yakni pembobolan PIN nasabah melalui skimming EDC (Electronic Data Capture). Dia menuturkan, saat ini nasabah cenderung lebih gemar melakukan pembayaran via skimming EDC daripada di ATM.
“Saat melakukan pembayaran menggunakan ATM debit, gunakan dua tangan di mana satu tangan menutupi tangan lain yg menekan tombol-tombol PIN. Kalau membayar menggunakan APMK (Alat Pembayaran Menggunakan Kartu), pastikan proses pembayaran aman,” kata dia.
Sementara itu, kasus yang terakhir yakni penipuan melalui e-banking dengan modus nasabah dinyatakan menang undian dan kemudian nasabah tanpa sadar diminta registrasi mobile banking melalui mesin ATM.
Sumber:"Solopos"