Showing posts with label Travel. Show all posts

Wah, AirAsia Sediakan Tiket Mulai Rp 555

JAKARTA - AirAsia baru-baru ini terpilih menjadi World’s Best Low Cost Carrier versi Skytrax untuk kelima kalinya. Guna merayakan kemenangan tersebut, AirAsia mengadakan sebuah kampanye bertema ‘high five’ dengan hashtag #Hi5AirAsia untuk mengumpulkan ‘high five’ sebanyak mungkin dari masyarakat di seluruh wilayah Asia.     

‘High five’ adalah sebuah ‘aksi’ yang dikenal di seluruh dunia sebagai tanda untuk merayakan sebuah pencapaian. Sebanyak dua juta ‘high five’ telah terkumpul dari seluruh wilayah Asia, dan sebagai ungkapan terima kasih atas dukungan semua pelanggan untuk kampanye ini, AirAsia menawarkan 2 juta kursi promo.

Melalui promo ini, para pelanggan di Indonesia berkesempatan untuk terbang dengan harga mulai dari Rp 555 (harga yang tercantum hanya untuk satu kali jalan. Syarat dan ketentuan berlaku). 

Dengan tiket seharga ini, penumpang bisa terbang menuju berbagai destinasi internasional seperti Kuala Lumpur, Singapura, dan Penang, serta destinasi domestik seperti Bali, Jakarta, Medan, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar. 

Mereka dapat membeli kursi penerbangan dengan harga menarik tersebut melalui situs resmi AirAsia, mulai Senin, 8 Juli 2013 sampai Minggu, 14 Juli 2013 dengan periode penerbangan mulai dari 10 Februari sampai 5 Agustus 2014.  

“Terpilih menjadi World’s Best Low Cost Carrier selama lima tahun berturut-turut adalah hal yang sangat menakjubkan, dan hanya ada satu cara untuk mengungkapkan rasa terima kasih kami kepada para pelanggan yang telah mendukung kami hingga saat ini," ungkap Presiden Direktur AirAsia Indonesia, Dharmadi seperti tercantum dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (6/7/2013).


Sumber:"Kompas.com"

3 Pantai Indonesia Dinobatkan Spot Surfing Terbaik Dunia

TIGA tempat berselancar di Indonesia masuk daftar 20 spot surfing terbaik dunia. Apa saja?

Berselancar untuk menaklukan gelombang laut kian digemari saat ini. Tak hanya di dunia, Indonesia pun banyak diburu para peselancar dunia untuk menuntaskan hasrat mereka.

Indonesia memang memiliki banyak spot surfing yang tidak hanya dinikmati wisatawan Nusantara, juga wisatawan mancanegara. Banyaknya wisatawan mancanegara yang kemudian memilih untuk berselancar di Indonesia membuat tiga spot surfing di Tanah Air masuk daftar 20 Spot Surfing Terbaik Dunia versi CNNGO.

Tiga spot dimaksud, di antaranya Nihiwatu, Sipora, dan Bali. Pantai Nihiwatu di Sumba menempati posisi ke-16 daftar tersebut. Pantai ini terbilang masih jarang dikunjungi wisatawan, bahkan beberapa orang menjulukinya private beach.

Sementara, Sipora di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, mampu menyodok ke posisi 10. Tempatnya yang agak terpencil akan terbayarkan dengan kepuasan berselancar. Di sini setiap tahunnya diselenggarakan kompetisi selancar, pesertanya pun tak hanya dari Indonesia melainkan juga datang dari mancanegara. Bahkan, beberapa peselancar dunia menjuluki tempat ini sebagaispot surfing yang memiliki kesempurnaan, seperti dilansir CNNGO, Selasa (2/7/2013).

Dan terakhir adalah Bali, yang pesonanya terus memukau. Bali bahkan menjadi tujuan impian para peselancar. Uluwatu dan Kuta di Bali menjadi spot surfing terbaik keempat di dunia versi CNNGO.Peselancar profesional dari Australia dan Hawaii terus berdatangan ke tempat ini untuk mencoba menaklukkan gelombangnya.

Sementara itu, spot surfing terbaik di dunia dinobatkan kepada Pipeline, Oahu, Hawaii. Para peselancar selalu berusaha dan bermimpi dapat menaklukkan gelombang di Oahu, yang terbilang terberat di dunia. Tak menyia-nyiakan potensi yang dimilikinya, pulau ini kemudian dikembangkan secara modern sebagai tujuan para peselancar dunia.

Gumuk Pasir, Satu-Satunya Gurun di Indonesia

Indonesia adalah negara yang terletak di garis khatulistiwa sehingga beriklim tropis dengan curah hujan cukup tinggi. Cukup mengejutkan, ternyata Indonesia memiliki sebuah gurun pasir. Fenomena unik ini terdapat di dekat Pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta. Warga sekitar menyebutnya dengan daerah "Gumuk Pasir". 

Gumuk Pasir merupakan fenomena alam yang terbentuk akibat pergerakan angin. Angin membawa pasir-pasir dari material vulkanis Gunung Merapi. Pasir ini terbang ke arah laut kemudian menyatu dengan air dan menjadi pasir halus. Proses ribuan tahun membuat pasir-pasir halus terbentuk menjadi bukit pasir seperti bisa dilihat kini. 

Gumuk Pasir memiliki keunikan lain, salah satunya perubahan temperatur yang ekstrem dari siang hari ke malam hari. Di siang hari, Gumuk Pasir akan berudara sangat panas sementara sangat dingin di malam hari, persis seperti temperatur di Gurun Sahara. Fenomena unik seperti ini hanya ada satu-satunya di Indonesia.

Masyarakat sekitar mengira Gumuk Pasir hanyalah fenomena alam biasa. Padahal, banyak ahli geologi dan geografi yang datang ke Gumuk Pasir untuk meneliti fenomena tidak biasa ini. Gumuk Pasir selain menjadi tempat wisata, kini juga menjadi pusat penelitian. Bahkan, Gumuk Pasir rencananya akan dimasukkan ke daftar Situs Warisan Dunia UNESCO. 

Keindahan dan keunikan fenomena Gumuk Pasir menjadi inspirasi banyak fotografer untuk mengambil gambar. Gumuk Pasir bahkan pernah menjadi lokasi syuting video klip artis Agnes Monica dan band Letto. Selain itu, terkadang jamaah haji di Yogyakarta menjadikan Gumuk Pasir tempat melakukan manasik haji sebelum berangkat ke Mekkah, untuk berlatih beradaptasi dengan udara di gurun Arab nantinya. 

Gumuk Pasir memiliki panjang 15,7 kilometer dari hilir Sungai Opak menuju Pantai Parangtritis dan dua kilometer dari garis pantai. Dari Yogyakarta menuju Gumuk Pasir memakan waktu kurang lebih 45 menit. 

Tidak hanya berfoto, apabila ingin mengetahui lebih dalam sejarah Gumuk Pasir, Anda juga dapat mengunjungi Museum Geospatial Gumuk Pasir di area tersebut. Tempat ini menyediakan informasi ilmiah mengenai kondisi geospatial dan geografi Gumuk Pasir.

Tembok Pertahanan Romawi Akhirnya Jadi Jalan Raya

Satu lagi tembok penuh sejarah yang akhirnya menjadi tujuan wisata. Tembok London, menjadi salah satu dari sekian tembok yang masuk ke dalam daftar tujuan wisata para turis dari seluruh dunia. Inilah sebuah tembok pertahanan yang dibangun oleh bangsa Romawi pada abad ke-43 silam.
 
Hebatnya, tembok ini dibangun untuk mengelilingi Kota London, Inggris, yang luasnya mencapai 300 hektare. Untuk memaksimalkan pertahanan, tembok yang dibangun memiliki ketinggian hingga 5,5 meter dengan ketebalan mencapai tiga meter. Menakjubkan, bukan?
 
Kini, Tembok London memang tidak sekokoh saat pertama kali dibangun. Bahkan, beberapa bagian telah mengalami keruntuhan yang tiada tertahankan. Meskipun sempat berdiri kokoh dalam rentang waktu yang cukup lama, pada abad ke-18 tembok ini mulai runtuh. Untuk mengenang batas Kota London di masa lalu ini dibangunlah sebuah jalan raya di atas reruntuhan tembok dengan nama yang sama. Tak hanya itu saja, Museum of London pun didirikan untuk mengenang sejarah kota ini.

Tembok Berlin, Objek Wisata yang Menunggu Kehancuran

Tembok Berlin di Jerman ini adalah salah satu tembok di dunia yang banyak menyimpan sejarah. Inilah dinding kebebasan yang banyak dibicarakan orang. Sayangnya, saat ini Tembok Berlin terancam diruntuhkan.

Sebuah tembok sepanjang 1,3 kilometer yang menjadi saksi bisu sejarah kebebasan Jerman di masa lalu kini tetap berdiri kokoh. Tak hanya sebagai saksi sejarah, tempat ini pun telah menjadi salah satu objek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan. Bahkan tembok ini mampu menarik hingga 800.000 wisatawan setiap tahunnya.

Zaman dahulu tembok ini dibangun pada 13 Agustus 1961. Tak hanya tembok, menara penjaga serta daerah terlarang yang berisi ranjau kendaraan pun turut dibangun serta. Tujuannya tiada lain untuk mencegah semakin banyak penduduk yang hijrah dari Jerman Timur ke Jerman Barat. Pembatasan kebebasan berpindah tempat ini akhirnya berakhir pada 9 November 1989 yang dirayakan oleh warga Jerman Barat dan Jerman timur dengan memanjat dinding tersebut.

Tak hanya menyimpan sejarah, tembok ini juga menjadi sarana kreativitas masyarakat. Tak heran jika tembok ini juga dijuluki East Side Gallery. Hal ini karena berbagai mural warna-warni dan graffiti yang menggambarkan kehidupan politik, ketegangan, serta pengorbanan manusia di masa lalu menyelimuti setiap sudut dinding. Bukannya terlihat kotor, salah satu bentuk kreativitas ini bahkan mampu menarik sekira 800.000 pengunjung dalam setahun.